Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memperkuat sinergi pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan Naskah Kesepahaman Bersama dengan Yayasan Anambas. Penandatanganan dilakukan di Lantai III Ruang Rapat Utama Prof Dr Mohamad Zen Kantor Bupati Kepulauan Anambas Pasir Peti pada Kamis (29/10/2026).
Penandatanganan dihadiri Bupati Kepulauan Anambas Aneng didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian SE.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan bahwa pembangunan di Anambas dihadapkan pada tantangan besar yakni bagaimana memanfaatkan potensi ekosistem yang ada tanpa mengorbankan keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyambut baik inisiasi kerja sama yang diusung Yayasan Anambas melalui program konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Bupati Aneng berharap naskah kesepahaman tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, kami memberikan apresiasi dan menyambut baik setelah dilakukannya penandatanganan naskah kerja sama ini,” ujar Bupati.
Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Anambas Berkelanjutan Tahun 2026. Bupati berharap dialog tersebut menghasilkan pemahaman yang sama serta rekomendasi bersama dalam bentuk rencana aksi dan tindak lanjut yang nyata.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Aneng juga memberikan pesan terbuka kepada Yayasan Anambas agar kerja sama tidak berhenti di atas kertas.
“Saya melihat Anambas Foundation sudah 32 desa yang berjalan. Pertama, kami dari pemerintah daerah berterima kasih. Cuma saya belum lihat aksi nyatanya,” kata Bupati.
Menurut Bupati, pemerintah daerah ingin melihat langsung hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan, bukan hanya mendengar laporan jumlah desa binaan.
Bupati meminta agar setiap pelaksanaan kegiatan melibatkan pemerintah daerah secara langsung, baik melalui kunjungan lapangan maupun dengan mengundang wakil pemerintah daerah dan instansi terkait.
Bupati Aneng menegaskan bahwa pesan tersebut disampaikan secara terbuka karena pemerintah daerah menginginkan kerja nyata yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat.
“Apabila Yayasan Anambas berhasil membangun Anambas melalui kerja nyata, keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain bahkan negara lain,” tegasnya.
Sebaliknya Bupati mengingatkan jika yang disampaikan hanya sebatas keterangan tanpa pembuktian di lapangan, maka pemerintah daerah juga dapat menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar.(Red)






