Medco E&P dan BPBD Bekali Pelajar Anambas: Cek Cuaca Dulu Sebelum ke Laut, Nyawa Taruhannya!

Dokumentasi Pada Rabu (7/10), SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Medco E&P Natuna Ltd Bersama BPBD Anambas Mengelar Edukasi Keselamatan di Laut Menghadapi Cuaca Ekstrem Bagi Pelajar SMPN 1 Siantan Diperbaharui, Kamis (04/11)

Anambas – Di Kepulauan Anambas, laut bukan sekadar pemandangan. Laut adalah jalan, laut adalah sekolah, laut adalah nadi kehidupan. Mau ke sekolah, ke pasar, silaturahmi ke pulau sebelah, semuanya lewat laut.

Karena itu, kemampuan membaca cuaca dan mengutamakan keselamatan bukan lagi pilihan, tapi bekal wajib yang harus ditanamkan sejak dini.

Bacaan Lainnya

Berangkat dari kebutuhan itulah, SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar edukasi Keselamatan di Laut dan Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem bagi pelajar SMP Negeri 1 Siantan, pada 7 Oktober 2026.

Sebanyak 30 siswa dan 4 guru pendamping ikut dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan teori, tapi diajak belajar cara memantau informasi cuaca, mengenali perubahan kondisi perairan, hingga mempersiapkan diri sebelum beraktivitas di laut.

Sebagai pelengkap, Medco E&P juga menyerahkan 35 rompi pelampung kepada siswa dan guru. Alat sederhana, tapi inilah yang menjadi penyelamat utama dalam setiap perjalanan laut.

Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi SP, mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, dan industri ini. Menurutnya, kesadaran keselamatan harus dibentuk sejak usia sekolah.

“Edukasi sejak usia sekolah membentuk kebiasaan mengenali risiko dan menerapkan langkah keselamatan dalam keseharian. Kami berharap pengetahuan ini juga dibagikan para siswa kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Siantan, Safarudin Satar. Bagi sekolah yang setiap harinya lekat dengan aktivitas laut, materi ini sangat relevan.

“Pengetahuan seperti ini langsung menyentuh keseharian siswa. Kami berharap ini bukan sekadar materi, tapi jadi kebiasaan yang mereka bawa sampai dewasa,” katanya.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, menegaskan, pemahaman keselamatan harus dibangun sejak dini agar generasi muda Anambas semakin siap menghadapi berbagai situasi di lingkungannya.

“Kami ingin siswa terbiasa memantau cuaca, menyiapkan diri sebelum ke laut, dan tahu harus berbuat apa saat cuaca berubah. Kebiasaan sederhana seperti ini yang menyelamatkan nyawa,” ungkap Leony.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan, Medco E&P terus mendukung peningkatan kesadaran keselamatan di sekitar wilayah operasinya.

Edukasi ini diharapkan tidak berhenti di ruang kelas saja, tapi menjadi kebiasaan baru bagi generasi muda Anambas: cek cuaca dulu sebelum ke laut, pakai pelampung, dan utamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Karena di Anambas, selamat di laut berarti selamat pulang ke keluarga.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *