Jual Beli Barang Hasil Pengadaan Barang Oleh Dinas Pertanian Kabupaten Dairi

Dinas Pertanian Kabupaten Dairi yang Berada di Jalan Pahlawan Mengalokasikan Anggaran Miliaran Rupiah untuk Belanja Barang yang Akan Diserahkan ke Masyarakat, Kamis (9/7)

Dairi – Kamis (9/7/2026). Mayoritas penduduk kabupaten merupakan petani yang dari dulu dikenal dengan produk pertanian dengan komoditas penghasil kopi. Namun kini tanaman kopi mulai berkurang dimana petani mulai beralih kejenis tanaman lain seperti jeruk dan tanaman hortikultura.

Ketidak stabilan harga hasil pertanian merupakan salah satu permasalan yang dihadapi para petani di kabupaten Dairi, Akan tetapi seperti yang sering diucapkan para petani, harga merupakan persoalan nomor dua yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan produktivitas.

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan produktivitas, Jika dikaitkan dengan pemerintah daerah, perhatian pemerintah kabupaten Dairi terhadap petani cukup besar hal itu dilihat dari anggaran yang disediakan pemerintah kabupaten Dairi untuk membantu para petani.

Melalui dinas pertanian peternakan kabupaten Dairi anggaran milyaran rupiah terus dialokasikan untuk belanja barang, yang direncakan diberikan pada masyarakat.

Meski setiap tahun anggaran Dinas pertanian dan peternakan kabupaten Dairi terbilang berkurang dari tahun ketahun,Dinas pertanian merupakan satuan kerja perangkat daerah yang memiliki pos anggaran belanja yang tidak kecil.

Merujuk ketahun anggaran 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mengalokasikan APBD untuk belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada pihak masyarakat sebesar Rp 32.409.302.793. (Tiga Puluh Dua Milyard Empat Ratus Sembilan Juta Tiga Ratus Dua Tibu Tujuh ratus sembilan Puluh Tiga Rupiah) dengan realisasi 87,10 persen atau setara Rp.28.299.456.243.
Dari anggaran tersebut sebagian kecil berada pada dinas pertanian peternakan Kabupaten Dairi yaitu untuk belanja bibit tanaman, pupuk, bibit ternak dan dan barang lainnya.

Sayangnya, belanja barang yang akan dijual/atau diserahkan kepada masyarakat belum diketahui siapa penerima barang dan berapa keuntungan ataupun kerugian dari transaksi penjualan barang yang bersumber dari APBD tersebut.

Selain pengadaan bibit tumbuhan, pupuk dan hewan pada dinas pertanian kabupaten Dairi, tahun anggaran 2023 APBD juga mengalokasikan untuk belanja peralatan mesin pertanian yakni cultivator, mesin pencacah rumput dan mesin pipil jagung.

Pengadaan mesin ini juga diduga kuat dijual/diserahkan kepada masyarakat. Sebab, berdasarkan rincian aset peralatan dan mesin kabupaten Dairi per 31 Desember 2023 tidak ditemukannya nama mesin cultivator, mesin pipil jagung dan pencacah rumput pada daftar aset.

Guna untuk memperoleh informasi yang lebih jelas,Berulang kali awak media mencoba mengunjungi Dinas pertanian kabupaten Dairi namun sampai saat ini kepala dinas pertanian belum berkenan untuk untuk bertemu Dan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) belum menanggapinya.

Dalam penyusunan anggaran belanja peralatan mesin pertanian tahun Anggaran 2023 ini dinilai terlalu besar.

Untuk memperoleh cultivator sebanyak 73 unit anggaran daerah dalokasikan sebesar 2,9 milyard. Dimana pengadaan tersebut terbagi menjadi beberapa paket pengadaan berdasarkan kecamatan yang memperoleh mesin cultivator tersebut.

Sedangkan untuk belanja 39 unit mesin pipil jagung 11 PK (Corn Seller Mobile) mengalokasikan anggaran sebesar Rp.1.950.000.000.

Penilaian Penyusunan anggaran yang terlalu mahal bukalah penilaian tanpa dasar, sebab belanja tersebut tergolong mahal. Salah satu contohnya adalah mesin pencacah rumput 8,5 PK/Alat pengolah rumput organik dimana harga pasaran hanya berkisar 30 sampai 35 juta per unit. Sedangkan pagu anggaran yang disediakan untuk belanja barang ini sebesar Rp 900.000.000 untuk 15 unit.

Kemana barang yang bersumber dari APBD tersebut dijual, apakah dijual kepada petani yang merangkap sebagai pengusaha dan disewakan/dijual kembali kepada petani kecil?(R.P4N)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *