Harkitnas ke-118, Sekda Anambas Tekankan Transformasi Digital dan Perlindungan Generasi Muda 

Dihalaman Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Sekretaris Daerah (Sekda), Sahtiar Pimpin Apel Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5)

Anambas – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas memimpin apel peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Bupati, Rabu (20/5/2027).

Dalam amanatnya, Sekda mengajak peserta apel merefleksikan berdirinya Boedi Oetomo pada 1908 sebagai “fajar menyingsing” kesadaran berbangsa. Menurutnya, semangat 1908 menandai transformasi perjuangan dari perlawanan fisik menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Bacaan Lainnya

“Kebangkitan Nasional adalah proses dinamis yang terus menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Memasuki 2026, tantangan kita bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujarnya.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema itu menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai tunas bangsa sekaligus memperkuat kemandirian negara. Sekda menyebut tema tersebut sejalan dengan visi pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto yang diwujudkan lewat berbagai program strategis nasional.

Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis yang kini masif berjalan di sekolah, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai fondasi membangun kualitas SDM generasi masa depan.

Kesejahteraan rakyat juga diperkuat lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa untuk memudahkan akses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, hingga obat dengan harga terjangkau.

Di bidang digital, pemerintah telah memberlakukan penuh PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS. Sejak 28 Maret 2026, anak di bawah 16 tahun tidak dapat mengakses media sosial dan platform digital berisiko tinggi demi memastikan ruang digital yang sehat dan sesuai usia tumbuh kembang.

“Di momen Harkitnas ini kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Jadikan Asta Cita sebagai kompas utama. Mari perkuat solidaritas sosial, tingkatkan literasi digital, dan pastikan pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” kata Sekda.

Sahtiar menegaskan, Kebangkitan Nasional milik seluruh rakyat Indonesia. Kebangkitan bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” tutupnya.(R.4z)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *