Anambas – Menjawab keresahan masyarakat terkait pemadaman listrik di Tarempa dan sekitarnya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, turun langsung meninjau kedatangan dan proses bongkar muat mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pelabuhan Tanjung Momong.
Peninjauan ini dilakukan setelah beberapa hari terakhir warga mengeluhkan pemadaman bergilir hingga blackout total yang berdampak pada aktivitas ekonomi, terutama nelayan yang hasil tangkapannya rusak karena tidak bisa dibekukan.
Usai dari pelabuhan, Bupati Aneng melanjutkan peninjauan ke gardu mesin PLN Tanjung Momong untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung agar mesin baru bisa segera dipasang dan dioperasikan.
Menanggapi aksi penyampaian aspirasi masyarakat terkait listrik, Bupati Aneng menyikapinya secara kekeluargaan.
“Pertama terkait aksi itu ya, kita sebagai orang tua ya. Menyampaikan tujuan yang baik, tentu harus kita sambut dengan terbuka. Ini kan keluarga kita semua, mereka semua kan orang Anambas. Mereka mau kemana lagi kalau tidak mengadukan ke kita,” tutur Aneng kepada Media ini melalui telpon WhatsApp, Rabu (20/10).
Bupati Aneng menjelaskan, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan karena adanya peningkatan beban kelistrikan, terutama dari tempat pendingin atau cold storage es batu yang menyebabkan tekanan tinggi pada sistem.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat sistem harus dijaga dengan pembagian beban, sehingga kedatangan mesin baru ini menjadi solusi yang ditunggu.
“Segala upaya kita lakukan dengan bersinergi berbagai pihak untuk menjawab keresahan kita bersama, meski mungkin belum maksimal sesuai yang diharapkan masyarakat akan tetap kita cari solusinya,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan beroperasinya mesin PLTD yang baru tiba ini, diharapkan sistem kelistrikan dapat beralih menjadi lebih andal dan pemadaman bergilir dapat segera diakhiri.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memahami betul harapan masyarakat akan listrik yang lebih andal dan tidak lagi byar-pet. Melalui sinergi dan langkah konkret di lapangan, Pemkab berkomitmen mengawal penuh peningkatan infrastruktur kelistrikan sebagai bagian dari pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(R.4z)






