Turnamen Alim Sidi Cup 2026 Dimulai, Bupati Anambas Titip Pesan Jaga Persatuan Lewat Bola

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng Tampak Bersiap Menendang Bola Turnamen Alim Sidi Cup 2026 Sebagai Pembukaan di Lapangan Sepak Bola Desa Mubur, Kamis (21/5)

Anambas – Semarak sepak bola kembali menggema di Kecamatan Siantan Utara. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Alim Sidi Cup 2026 yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Mubur, Kamis (21/5/2026), Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Aneng disambut antusias ratusan warga.

Turnamen tahunan ini kembali digelar sebagai wadah pembinaan bakat muda sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pemuda desa se-Kecamatan Siantan Utara dan sekitarnya. Turut hadir mendampingi Bupati Aneng, jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Anambas, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta panitia pelaksana.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Aneng menekankan bahwa esensi utama dari Alim Sidi Cup 2026 bukan soal menang atau kalah. Ia mengingatkan seluruh tim peserta untuk menjadikan turnamen ini sebagai ajang persahabatan dan mempererat persaudaraan, bukan sebagai ajang adu kekuatan fisik yang berujung gesekan.

“Pertandingan ini bukan mencari siapa kuat. Tapi ini pertandingan persahabatan persaudaraan, saling mengisi satu sama lain, jangan saling menyinggung satu sama lain. Itu pesan saya sama adik-adik semua ya,” tegas Aneng di hadapan para pemain dan ofisial tim.

Aneng menyebut, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan positif seperti turnamen sepak bola. Selain menyehatkan, olahraga juga jadi sarana efektif membangun karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda Anambas. Ia berharap dari lapangan Desa Mubur ini akan lahir bibit-bibit pemain berbakat.

Kepada seluruh pemain, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi fair play selama pertandingan. Ia juga meminta wasit untuk memimpin laga dengan tegas dan adil. Sementara kepada suporter, Aneng mengimbau agar memberikan dukungan dengan tertib tanpa provokasi yang memicu keributan antar kampung.

“Saya minta adik-adik main dengan hati. Jaga emosi, jaga kekompakan. Kalah menang itu biasa. Yang luar biasa itu kalau kita selesai tanding tetap bersaudara,” lanjutnya. Pesan ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari peserta upacara pembukaan.

Bupati Aneng menambahkan, turnamen Alim Sidi Cup harus jadi contoh bahwa sepak bola bisa menyatukan. Ia tidak ingin ada insiden yang mencoreng nama baik olahraga dan merusak hubungan antar desa. Pemkab Anambas, kata dia, siap memfasilitasi kegiatan kepemudaan yang positif seperti ini secara berkelanjutan.

Dengan dibukanya Alim Sidi Cup 2026, Aneng berharap semangat persatuan yang terbangun di lapangan bisa menular ke kehidupan sehari-hari masyarakat. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan ke depan dengan diikuti 24 tim terbaik dari berbagai desa.(R.4z)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *