Anambas – Sehari menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama jajaran kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, didampingi Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Sallahuddin, melakukan pemantauan ke Pasar Tarempa, pasar ikan, serta sejumlah ruko sembako di wilayah Tarempa, Kamis (18/2).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Anambas, Kepala Dinas UKMPP, Kasatpol PP, Kepala Inspektorat, perwakilan Danlanal, serta pihak Kejaksaan Negeri Tarempa.
Stok Aman, Harga Relatif Stabil
Usai melakukan pemantauan, Wakil Bupati Raja Bayu menyampaikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok di Anambas masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan bersama, stok kebutuhan pokok insyaallah masih mencukupi untuk bulan puasa. Memang ada kenaikan harga, namun relatif hanya terjadi pada beras,” ujar Raja Bayu.
Ia menjelaskan, kenaikan harga beras dipengaruhi oleh kenaikan harga dari distributor pusat, khususnya dari Jakarta. Sementara sejumlah komoditas lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih, gula, minyak goreng, hingga telur, masih terpantau stabil.
“Cabai stabil, bawang stabil, gula dan minyaku juga masih stabil. Telur juga masih dalam kondisi harga normal,” tambahnya.
Distribusi Telur Bergantung Cuaca
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui bahwa pasokan telur di Anambas masih bergantung pada suplai dari luar daerah karena produksi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Raja Bayu, faktor transportasi laut dan kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam kelancaran distribusi barang.
“Mudah-mudahan jika cuaca bersahabat dan angin teduh, kapal kargo dapat beroperasi sesuai jadwal sehingga pasokan tetap lancar,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kapal tol laut telah masuk dua hari sebelumnya dan sebagian stok masih berada di kontainer untuk selanjutnya didistribusikan ke pasar.
Antisipasi Inflasi dan Imbauan Bijak Berbelanja
Terkait potensi inflasi menjelang Ramadan, Wakil Bupati menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan para distributor guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Kami akan berupaya bersama distributor agar harga tetap terkendali. Kami juga mengimbau pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan,” tegasnya.
Kepada masyarakat, ia mengingatkan agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Belanjalah sesuai kebutuhan, agar seluruh masyarakat dapat merasakan ketersediaan sembako yang ada,” pesannya.
Pemantauan Rutin oleh Satgas dan Polres
Sementara itu, Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Sallahuddin, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Satgas secara rutin melakukan pemantauan harga di pasar.
“Setiap hari dilakukan pengecekan harga, memantau pergerakan naik turunnya harga dan melaporkannya kepada pimpinan,” ungkapnya.
Ia menilai, secara umum kondisi harga bahan pokok di Anambas masih dalam batas wajar dan terkendali. Kenaikan harga beras dinilai mengikuti kebijakan distributor pusat dan belum berdampak signifikan di tingkat daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kepulauan Anambas tetap terjaga hingga Ramadan dan Idulfitri mendatang. (R.4z)






