Lestarikan Mangrove, Medco E&P Ajari 30 Pelajar Anambas Membatik dengan Pewarna Alami Mangrove

Tampak Para Pelajar SMKN 1 Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas Sedang Mengikut Pelatihan Membatik dengan Pewarna Alami dari Bahan Magrove, Senin (28/9)

Anambas – Sebanyak 30 pelajar SMKN 1 Siantan Tengah, Desa Air Asuk, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengikuti pelatihan membatik dengan pewarna alami dari mangrove.

Kegiatan ini merupakan komitmen Medco E&P Natuna Ltd dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di pulau terluar, melalui edukasi berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Pelatihan menghadirkan Tim Pengajar dari Kelompok Batik Teluk Siantan / Air Nangak, kelompok binaan Medco E&P pada program konservasi mangrove. Para siswa tidak hanya mendapat teori pemanfaatan mangrove sebagai pewarna alami yang ramah lingkungan, tetapi juga praktik langsung membatik dengan teknik canting dan cap.

Kepala SMKN 1 Anambas, Joni Efriadi, mengapresiasi kehadiran berkelanjutan Medco E&P di dunia pendidikan.

“Terima kasih kepada Medco E&P yang terus hadir di sekolah kami. Kami berharap keterampilan batik pewarna mangrove ini bisa dikembangkan menjadi mata pelajaran muatan lokal (mulok) atau ekstrakurikuler di SMKN 1 Anambas,” ujar Joni, Senin (28/9).

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, menegaskan pelestarian lingkungan dan kearifan lokal adalah kunci membangun masyarakat berkelanjutan.

“Kami apresiasi SMKN 1 Anambas, Pemkab Anambas, dan Kelompok Batik Air Nangak. Kami berharap pelatihan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal, mencintai, dan bangga terhadap potensi kearifan lokal serta pelestarian lingkungan daerahnya,” ungkap Leony.

Melalui kolaborasi ini, mangrove tidak hanya dijaga sebagai pelindung ekosistem pesisir, tetapi juga diubah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda Anambas.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *