Anambas – Kegiatan pembuatan Pas Kecil untuk kapal nelayan (pompong) di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, berlangsung lancar dan disambut antusias oleh masyarakat pada Jumat (14/11). Pelayanan dipusatkan di pelabuhan BBM dekat lapangan sepak bola Desa Ladan.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perikanan, Syahbandar, PSDKP, serta Kepala Cabang Dinas Perikanan Provinsi Kepri yang hadir sedikit lebih siang. Unsur pemerintah dan keamanan seperti Camat Palmatak, pihak Kepolisian, serta Marinir juga turut memantau jalannya pelayanan di lapangan.
Ketua Ranting Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Palmatak, Yupin, yang berada langsung di lokasi, menyebutkan bahwa sebanyak 84 unit kapal pompong mengikuti proses pendataan. Berkas nelayan dikumpulkan langsung di tempat, sementara fisik Pas Kecil akan diterbitkan secara kolektif oleh pihak Syahbandar.
Pelayanan serupa sebelumnya juga telah dijadwalkan di Desa Buton (Butik) dan Desa Tepang, dan selanjutnya akan menjangkau seluruh tujuh desa di Kecamatan Palmatak. Meski demikian, rekapitulasi lengkap tingkat kecamatan masih menunggu laporan dari masing-masing desa.
Yupin berharap agar masa berlaku Pas Kecil dapat diperpanjang untuk mengurangi beban administrasi bagi para nelayan.
“Kalau bisa minimal 5 tahun sekali, atau sekalian seumur hidup sesuai petunjuk pihak terkait,” ujarnya.
Ia juga menilai pelayanan langsung di lapangan sangat membantu nelayan yang umumnya kesulitan mengurus dokumen ke kota.
“Mereka senang karena dibuat langsung di lapangan. Kalau nelayan disuruh ke kota, tidak akan maksimal,” jelas Yupin.
“Dengan adanya kerja sama dari semua staf terkait, jadi lebih mudah bagi nelayan.”
Dalam kesempatan itu, Yupin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah hadir dan terlibat.
“Saya sangat berterima kasih. Mereka mau turun langsung ke lapangan dan peduli terhadap apa yang masyarakat sampaikan,” tuturnya.
Lebih lanjut Yupin kembali mengimbau para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kalau cuaca buruk siapkan peralatan keselamatan. Saya sering mengingatkan kawan-kawan, bahkan saya membagikan gelang keselamatan untuk nelayan. Alhamdulillah mereka merasa terbantu,” pungkasnya menutup telepon WhatsApp dengan media ini.
Kegiatan pembuatan Pas Kecil ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memberikan kemudahan, keselamatan, serta legalitas kapal bagi seluruh nelayan di Kecamatan Palmatak. (R.4z)






