Kontingen Pesparawi Kepri Protes Janji Transportasi Jumaga Nadeak Tak Tuntas

Kontingen Pesparawi Kepri yang Gagal Berangkat ke Papua Merasa Kecewa, Saat Ini Berada di Bandara Soekarno Hatta Jakarta Akan Balik ke Tanjungpinang, Jumat (26/6)

Batam – Kontingen Pesparawi Provinsi Kepulauan Riau melayangkan kekecewaan kepada anggota DPRD Kepri Jumaga Nadeak. Janji penanggungan biaya transportasi yang sebelumnya disampaikan peserta, disebut tidak terealisasi sepenuhnya dan mengancam keberangkatan sebagian kontingen.

Kekecewaan itu muncul setelah informasi awal yang diterima peserta berubah di lapangan. Sejumlah anggota kontingen mengaku dijanjikan pembiayaan penuh perjalanan dari Kepri ke Jakarta hingga Papua pulang pergi. Realitasnya berbeda.

Bacaan Lainnya

Salah satu peserta berinisial ES mengungkapkan, komitmen yang disampaikan jauh lebih luas dari yang terjadi.

“Kami kecewa kepada Pak Jumaga Nadeak. Sebelumnya disampaikan bahwa biaya transportasi seluruh peserta akan ditanggung penuh dari Kepri–Jakarta–Papua pulang pergi. Tetapi kenyataannya yang ditanggung hanya perjalanan dari Kepri ke Jakarta. Sementara biaya dari Jakarta ke Papua tidak ada kepastian,” kata ES kepada media ini, Jumat (26/6/2026).

Akibatnya, sebagian peserta kini ragu berangkat. ES menyebut, ketidakpastian biaya lanjutan dari Jakarta ke Papua membuat sejumlah anggota kontingen berpotensi batal tampil karena tidak memiliki dana transportasi.

Kondisi itu menimbulkan kebingungan internal. Bagi kontingen, keberangkatan ke Papua sangat bergantung pada kepastian pembiayaan yang sebelumnya diyakini sudah tersedia.

“Kami hanya ingin mendapatkan kepastian. Kalau memang sejak awal hanya sampai Jakarta, seharusnya disampaikan secara terbuka agar peserta dapat mempersiapkan diri,” ujar ES.

Peserta lain berinisial EM menilai persoalan ini bisa mengganggu kesiapan kontingen yang akan mengharumkan nama daerah di ajang nasional.

“Ketidakpastian tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kesiapan kontingen Kepulauan Riau yang akan membawa nama daerah pada ajang nasional,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah peserta masih berupaya mencari kejelasan langsung kepada Jumaga Nadeak terkait komitmen awal bantuan transportasi.

Untuk memenuhi asas berimbang, redaksi telah berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada Jumaga Nadeak. Beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler, panggilan masuk dalam kondisi berdering namun belum mendapat respons. Pihak redaksi menyatakan akan memuat klarifikasi atau tanggapan yang bersangkutan segera setelah diperoleh, sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *