Anambas – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas meluncurkan inovasi dashboard Sistem Kendali Rencana Manajemen Kinerja (SILINA MANJA), Jumat (23/10) pagi di Ruang Rapat Kantor Bupati Kepulauan Anambas. Peluncuran dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH., MM.
SILINA MANJA dihadirkan Diskominfotik sebagai jawaban atas kebutuhan tata kelola kinerja yang lebih terarah dan terintegrasi. Melalui satu dashboard, seluruh proses kinerja dikelola dalam satu alur: mulai dari sasaran dan indikator, target dan rencana aksi, penanggung jawab, progres dan realisasi, hingga bukti dukung.
Inovasi ini tidak hanya menyajikan capaian, tetapi membantu perangkat daerah mengenali kesenjangan antara target dan realisasi, mencermati penyebabnya, serta menyiapkan tindak lanjut perbaikan. Tujuannya agar pengelolaan kinerja tidak berhenti pada laporan, melainkan menjadi proses pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Sahtiar menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai SILINA MANJA membawa perubahan cara kerja yang lebih terukur.
“SILINA MANJA ini adalah perubahan cara berpikir. Kinerja tidak lagi hanya dilaporkan di akhir tahun, tapi dikendalikan setiap hari. Target jelas, penanggung jawab jelas, progres terpantau. Saya mendukung jika nanti bisa diterapkan di seluruh OPD,” ujar Sahtiar.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Seljuli Hamurillah, selaku penggagas inovasi ini menjelaskan tujuan utama dari Diskominfotik.
“Tujuan kami sederhana, ingin kerja yang terencana dan terukur. Dengan SILINA MANJA, setiap unit paham kontribusinya dan pimpinan punya data akurat untuk pengambilan keputusan,” kata Seljuli.
SILINA MANJA merupakan bagian dari aksi perubahan bertajuk ‘Optimalisasi Pengendalian Kinerja Organisasi melalui SILINA MANJA’ yang digagas Seljuli Hamurillah dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026.
Setelah peluncuran, Diskominfotik akan terus menyempurnakan dashboard tersebut agar menjadi instrumen kerja yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi hasil.(Red)






