Upaya Berbenah: Direktur RSUD Bintan, Ajak Awak Media Diskusi Keterbukaan Informasi Publik

Direktur RSUD Bintan Dr Bambang Utoyo Ajak Awak Media Diskusi Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Bentuk Upaya Berbenah, Perbaikan dan Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit, Kamis (4/4)

Bintan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan melaksanakan pertemuan Forum Komunikasi Informasi Pelayanan Kesehatan RSUD Kabupaten Bintan bersama para awak media dalam rangka keterbukaan informasi kepada publik dan peningkatan pelayanan rumah sakit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ilmiah dan Expose RSUD Kabupaten Bintan, Kamis (4/4/2024).

Bacaan Lainnya
Dr Bambang Saat Memberikan Jawaban Pertanyaan Awak Media Terkait Obat-Obatan di Ruang Pertemuan Ilmiah dan Expose

Diskusi dan pertanyaan pun dilontarkan dalam forum tersebut, hal yang menjadi salah satu fokus penting ialah terkait pelayanan obat-obatan untuk pasien yang sebelumnya terjadi beberapa persoalan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Direktur RSUD Kabupaten Bintan, dr Bambang Utoyo pun menjelaskan bahwa terkait kendala obat telah teratasi, pasien yang ditanggung BPJS nantinya akan dicover untuk obat-obatannya, kriteria pasien pun terbagi antara pasien kronis dan rawat jalan.

“BPJS sebelumnya memang telah memutus kontrak dengan Kimia Farma, hal itu membuat kami kelabakan karena stok di RSUD dikhawatirkan tidak tercover. Namun, setelah berbagai upaya dari kami dan pimpinan daerah, akhirnya Kimia Farma bersedia memberikan obat kepada pasien, bahkan obat yang dibutuhkan juga langsung di drop ke tempat pelayanan kesehatan sesuai dengan alamat bagi pasien rawat jalan,” jelas dr. Bambang.

“Untuk yang ditanggung RSUD, itu sebenarnya adalah pasien Kronis, sedangkan pasien rawat jalan sudah kembali ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, tentu saja obat akan disediakan dari Kimia Farma, akan tetapi pasien juga wajib melakukan pemeriksaan 3 bulan sekali di RSUD agar maksimal dalam perawatan,” sambungnya.

Bambang juga mengatakan, kegiatan forum komunikasi yang dilakukan ini sebenarnya telah diagendakan jauh hari, namun baru dapat dilaksanakan sekarang. Hal ini dilakukan bertujuan sebagai penampung kritik dan saran untuk perbaikan pelayanan di RSUD Kabupaten Bintan.

“Kita memang mengagendakan kegiatan ini sebagai bentuk upaya berbenah, perbaikan, serta peningkatan pelayanan di RSUD Bintan. Kritik, saran dan masukan dari masyarakat melalui media tentu sangat kita terima, ini langkah komitmen dalam menjadi lebih baik,” kata Bambang.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *